Mampukah kau berpisah dengannya?
Demikian pertanyaan
yang kuterima saat memboyong putraku ke kampung halaman, menemui sanak
keluarga, lebih khusus ibu yang tubuhnya kian melemah tergilas usia tua. Ai
demikian sapaan akrabku untuknya. Bukan tanpa alasan mengapa aku lebih memilih
dua huruf itu, Agama Islam, Anak Indonesia, Ayah-Ibu, merupakan akronim yang
berusaha aku lekatkan untuk itu. Berharap dari situ Ai kelak menjadi pribadi yang beridentitas dan berjuang untuk itu.