Mimpi Terbeli

Wednesday, September 17, 2014 Labels:


Di sudut kota yang sepi
Suara bising menjadi lengang bersama ganasnya malam
Semua mimpi dikubur dalam lelapnya tidur
Berharap esok hari mendapat anugrah yang tak ternilai

Setelah fajar menyinsing
Para pelaku sejarah kembali bertikai
Ada alasan yang tak sampai
Bak benang kusut yang terheti dirajut
Ada harapan yang terkubur
Tergilas ombak derasnya hidup

Pejuang-pejuang yang gagah berani
Satu persatu berjatuhan atau bahkan dijatuhkan
Atas nama anugrah yang tak terniali
Segalanya dimungkinkan jadi amunisi dalam perang

Inilah  lakon hidup yang murahan
Saat dimana hidup “bergelimang” tak lagi mengenal batas
Segalanya hampir serba jajal
Meski hanya dengan sehelai

Ulungnge, 13 Februari 2008

0 comments:

Post a Comment

 
Maskur Makkasau © 2010 | Designed by My Blogger Themes | Blogger Template by Blog Zone